WISATA KULINER YANG TIDAK PERNAH SEPI PENGUNJUNG
Jakarta, kota wisata sekaligus kota bisnis dan juga sekaligus ibukota Republik Indonesia. Di sinilah ratusan ribu orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia datang untuk mengadu nasib. Daya tarik Jakarta dengan panorama gedung-gedungnya yang bertingkat, kemilau lampu di malam hari, hiburannya yang seolah tidak pernah berhenti, serta berbagai kegiatan yang turut meramaikan. Jakarta menyimpan sejuta cita rasa kuliner.
Ingin menyantap makanan dengan suasana laut? Kalian bisa coba datang ke Bandar Djakarta. Ini adalah tempat yang super cozy dan selalu dipenuhi pecinta kuliner. Selain kaya
dengan menu, pilihan tempat duduknya juga banyak mulai dari ruangan, lesehan
hingga kursi. Pemandangan laut lepas membuat orang lebih santai dalam menikmati
seafood yang tersaji dengan berbagai macam bumbu tersebut.
Bandar
Djakarta terletak di pinggir pantai Ancol, Jakarta Utara. Pengunjung akan
merasakan pengalaman bersantap di tempat terbuka. Bahkan, restoran ini
juga punya konsep unik yaitu pasar ikan. Ada tempat khusus di dalam restoran yang berfungsi layaknya
pasar ikan. Di dalamnya, ada beberapa kotak pendingin berisi ikan laut segar
dan akuarium dengan berbagai macam jenis ikan hidup. Meski namanya pasar ikan,
enggak cuma hidangan ikan aja yang disajikan. Ada juga lobster, kepiting,
udang, dan beberapa hewan laut lain yang bisa dipilih.
Kalau sudah tahu mau pesan apa, tinggal tunjuk
langsung hewan laut yang ada dan pilih cara memasaknya. Dan juga untuk pilihan bumbunya juga
banyak banget loh. Kalau kalian masih bingung mau makan yang mana? Berikut ada beberapa
rekomendasi untuk teman kuliner.
1. Ikan
Disini disediakan berbagai jenis ikan air tawar dan ikan air laut tersedia di sini. Mulai dari ikan kakap, kerapu, bawal, hingga shisamo. Beberapa menu yang disukai seperti ikan bakar matah dan steam Hongkong. Kamu yang lagi ingin makanan berkuah, gulai ikan dan sup ikan patut dicoba. Ikan yang diolah pun sangat bersih dan sangat enak, rasa yang gurih, bumbu yang menyerap, membuat nafsu makan kita semakin tinggi.
2. Cumi-cumi
Wah, ini dia yang kebanyakan orang cari. Emang deh, enggak ada yang bisa menyangkal kelezatan cumi goreng tepung. Eits, tapi kita yang lagi ingin bertualang rasa, kita bisa juga mencicipi cumi bakar saos jali. Atau kamu tertarik dengan cumi saos telor asin, boleh aja kalian langsung pesan.
3. Kerang
Dengan berbagai jenis kerang seperti kerang kampak, kerang batik, kerang bambu, kerang ijo, dan lainnya, kita dijamin bingung menentukan pilihan, rasanya ingin memilih semua pilihan. Ditambah lagi, macam-macam bumbu yang tersedia. Bayangkan aja, ada lada hitam, kuah jahe, saos padang, sampai steam bawang puting.
4. Udang
Sebelumnya, tentukan dulu mau jenis udang yang mana. Ada udang peci, udang galah, udang vaname, udang ronggeng, dan udang lain yang pasti mengundang selera. Boleh kita coba udang bakar madu pedas atau udang BBQ dengan keju.
5. Kepiting
Halo teman kuliner, siapa disini yang sangat suka dengan kepiting ? meskipun caranya agak susah tapi tetap menggiurkan yaa. Sajian kepiting memang pas
untuk makan bareng orang terdekat. Soal porsi, sobat tiket tinggal pilih
kepiting berukuran besar. Salah satunya, kepiting jantan
dengan ukuran extra-extra large. Untuk bumbunya, kepiting saos asam
manis dan saos sereh dijamin akan memuaskan rasa laparmu.
6. Lobster
Ini dia yang terakhir engga boleh kita lewatkan, yaitu lobster! Beberapa jenis lobster seperti lobster bambu hijau dan lobster mutiara. Apalagi, lobster ini bisa diolah menjadi sashimi. Wah, cocok nih buat kamu yang lagi ngidam cita rasa Jepang.
Nah, selanjutnya ada kuliner sate. Tentunya kita semua sudah mencicipi sate di tempat kita masing - masing. Akan tetapi sate yang kita bahas sekarang ini spesial. Sate sambas, yaa benar sate ini sudah tidak asing lagi bagi orang jakarta. Tempat ini selalu ramai pengunjung dan tidak pernah sepi. Dimulai dari anak kecil, remaja, hingga orang tua mendatangi sate Sambas ini. Terletak di Panglima Polim, Melawai, Jakarta Selatan.
Berbeda dengan sate ayam Madura, sate daecan menggunakan bumbu khas madura dan dibakar polos tanpa kecap, Rasanya sangat gurih dan wangi yang sangat menyengat membuat para pengunjung tertarik untuk datang kembali. Sate ini terdiri dari daging yang bagian tengahnya disusupi sepotong lemak. Sate dibakar hingga kecoklatan tanpa menggunakan kecap, hanya melumuri dengan bumbu dan minyak saja.
Sate sambar buka setiap hari dari pukul 5 sore hingga jam 12 malam. Jika tidak ingin suasana makan tidak terlalu ramai, kita dapat datang sekitar jam 5 sore hingga jam 6 sore. Jika kita terlalu malam datang, bisa - bisa kita sudah kehabisan stok satenya. Maka dari itu hayo teman - teman kita datang duluan untuk mencicipinya.
Setelah kita memesan,
selang 10 menit kemudian pesenan kita akan datang. Setusuk sate telur berisi telur muda pada bagian pangkal dan dipenuhi kulit hingga bagian ujungnya. Begitu dibakar, warna sate berubah menjadi coklat kehitaman. Untuk bumbu, kholil menggunakan kecap dan kacang.
Saat digigit, sate telur memunculkan dua senasi tekstur. Bagian depan terasa empuk kenyal kenyil karena dipenuhi kulit ayam. Kholil mengolah kulit ayam sehingga tidak ada aroma amis dan tidak susah saat dikunyah. Sedangkan pada bagian belakang, terasa empuk karena berisi telur muda sebesar bola pingpong.
Bumbu kacang memiliki rasa manis, dengan tekstur lembut dan
kental seperti bubur pasta. Jika ingin sensasi rasa yang lebih galak, kita
dapat meminta rajangan cabai rawit dan bawang. Kombinasi bumbu kacang dengan
cabai sangat cocok disantap dengan sate telur yang empuk dan kenyal,
Harga sate sambas memang lebih mahal dibandingkan kebanyakan sate Madura. Setusuk sate telur dibanderola Rp 3.000, sedangkan sate daecan dan sate ayam biasa dengan harga Rp 2.500 per tusuk. Jika ingin menambah lontong Rp 5.000 per potong. Untuk minuman itu sendiri tersedia teh botol dan air putih mineral.
Setelah 2 kuliner tersebut, kita bergeser yuk ke kuliner selanjutnya. Yap, kuliner di Pasar Lama Tangerang. Tempat tempat kuliner yang estetik dan murah meriah bisa menjadi daya tarik bagi kalangan remaja saat ini?
Bagaimana tidak pasar lama tangerang yang bertempat
dijalan kisamaun dan dekat dengan stasiun tangerang ini tak pernah sepi
pengunjung lantaran harganya yang murah di mulai dari 10.000 sampai 50.000
dengan jajanan yang ditawarkan berupa minuman dan makanan ala ala koreanfood
ini tidak pernah absen menjadi sasaran para remaja remaja yang datang ke pasar
lama tangerang.
Lokasinya dibuka dari ujung ke ujung
Jalan Kisamaun. Namun karena masa pandemi hanya buka hingga jam 9 malam.
Meski Pasar Lama identik dengan masakan
khas peranakan, tapi di sini juga ada gerai makanan khas India. Salah satunya
adalah Nasi Kebuli Roti Cane Haji El. Penjualnya sendiri juga merupakan keturunan orang India. Harganya
mulai dari Rp 20.000 – Rp 55.000, rasa kuah kari yang kental dan nikmat worth it untuk kita beli.
Selain itu
ada juga kuliner yang cukup menantang disini teman kuliner yaitu Sate ular
Tenda Dua Cobra. Cukup menantang atau sangat menantang yaa ? Kuliner ini memang
membuat kita ragu – ragu untuk mencicipinya.
Disini
menyediakan menu ular dan biawak yang di sajikan menjadi sate, sop, dan goreng
krispy. Untuk rasa dari sate ular itu tidak jauh dengan rasa sate ayam pada
umumnya. Sedangkan untuk sate biawak lebih terasa padat.
Jika ingin
mencicipi keduanya, kita dapat memesan sate campur. Masing – masing berisikan 5
tusuk sate.
Tidak
hanya dagingnya yang dapat kita coba loh. Jika teman kuliner berani dan
tertantang, teman kuliner dapat mencoba darah ular, empedu ular, dan sumsum
ular juga. Proses menangkap dan memasaknya pun kita dapat melihat langsung.
Proses
yang cukup unik, karena dibelakang tersedia kandang ular beserta isinya.
Pedagang menangkap ular, lalu mengeksekusi untuk di olah sesuai pesanan
pelanggan. Setelah itu untuk darah, empedu, dan sumsum dipisahkan sendiri
apabila kita tidak ingin mencicipinya.
Untuk
harganya itu sangat terjangkau teman kuliner yaitu Rp 25.000 saja dan kalian
dapat mencoba kuliner yang menantang ini loh.
Selain itu
di tengah jalan, banyak bermacam - macam gerobak kuliner yang. Dari ujung
hingga ujung ada jajanan dimulai dari bola ubi, bakso bakar jumbo, Korean fish
cake, es podeng “nenek”, kentang spiral, serabi hijau, hingga baby crab.
Dengan
harga yang terjangkau membuat kita sangat puas berwisata kuliner ke pasar lama
Tangerang. Apalagi dengan kuliner yang bermacam – macam, bisa mengajak teman –
teman, keluarga dan sanak saudara, atau mengajak pacar. Tempat ini selalu ramai
pengunjung dan tempat ini sangat diatur ketertibannya.
.png)







Comments
Post a Comment